Prasarana air

Prasarana air untuk instalasi pencucian memerlukan sedikitnya 40% dari kebutuhan air di rumah sakit atau diperkirakan 200 liter per tempat tidur per hari. Kebutuhan air untuk proses pencucian dengan kualitas air bersih sesuai dengan standar air. Reservoir dan pompa perlu disiapkan untuk menjaga tekanan air 2 kg/cm2.

Standar air

Air yang digunakan untuk mencuci mempunyai standart air bersih berdasarkan PerMenKes No. 416 tahun 1992 dan standar khusus bahan kimia dengan penekanan tidak adanya :

a. Hardness – Garam (Calcium, Carbonate dan Chloride)
Standart baku mutu : 0 – 90 ppm
– Tingginya konsentrasi garam dalam air menghambat kerja bahan kimia pencuci sehingga proses pencucian tidak berjalan sebagaimana seharusnya.
– Efek pada linen dan mesin
Garam akan mengubah warna linen putih menjadi keabu – abuan dan linen warna akan cepat pudar. Mesin cuci akan berkerak (scale forming), sehingga dapat menyumbat saluran – saluran air dan mesin.

b. Iron – Fe (besi)
Standart baku mutu : 0 – 0,1 ppm
– Kandungan zat besi pada air mempengaruhi konsentrasi bahan kimia, dan proses pencucian
– Efek Pada linen dan mesin
Linen putih akan menjadi kekuning – kuningan (yellowing) dan linen warna akan cepat pudar. Mesin cuci akan berkarat.

Kedua polutan tersebut (hardness dan besi) mempunyai sifat alkali, sehingga linen yang rusak akibat kedua kotoran tersebut harus dilakukan proses penetralan pH.

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *