Chemical Laundry

Dalam proses pencucian, Bahan kimia sangat berperan aktif dalam proses pembersian noda dan pembunuhan bakteri pada kain. Dan agar proses pencucian tersebut dapat berjalan sempurna penggunaannya pun harus diatur dengan takaran yang sesuai agar tidak memberikan dampak buruk pada kain maupun kulit manusia.

Bahan kimia yang dipakai secara umum terdiri dari :

  1. Alkali

Mempunyai peran meningkatkan fungsi atau peran deterjen dan emulsifier serta membuka pori dari linen.

  1. Deterjen = sabun pencuci

Mempunyai peran menghilangkan kotoran yang bersifat asam secara global

  1. Emulsifier

Mempunyai peran untuk mengemulsi kotoran yang berbentuk minyak dan lemak

  1. Bleach = pemutih

Mengangkat kotoran/noda, mencemerlangkan linen, dan bertindak sebagai desinfektan, baik pada linen yang berwarna (Ozone) dan yang putih (Chlorine)

  1. Sour/penetral

Menetralkan sisa dari bahan kimia pemutih sehingga pH-nya menjadi 7 atau netral

  1. Softener

Melembutkab linen. Digunakan pada proses akhir pencucian

  1. Starch/kanji

Digunakan pada proses akhir pencucian untuk membuat linen menjadi kaku, juga sebagai pelindung linen terhadap noda sehingga noda tidak sampai ke serat.

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *